Senin, 21 November 2016

Anniversary kpgir #1

Anniversary  I  raya..  


Tepat pada tanggal 20 november adalah

Hari terbentuknya  pendaki gunung Indonesia raya ,Yang di bentuk oleh beberapa orang yg mempunyai jiwa berpetualang.
Dalam perjalanannya selama satu dekade ini byk perubahan yg terjadi dalam komunitas ini. Mulai dari pergantian pengurus sampai bertambah suburnya para member yg antusias kpd I raya.

                      I raya surabaya

Sampai saat ini I raya sudah memiliki regional surabaya dan bekasi. 

                   Foto di situ gunung

“Hidup bukanlah soal seberapa lama melainkan seberapa dalam memaknainya.”

====================================================================

“Ada tiga hal yang harus dimiliki dalam hidup, Perubahan, Pilihan, dan Prinsip.”

====================================================================

“Jangan pernah takut dengan perubahan. Kita mungkin akan kehilangan sesuatu yang baik, namun sebagai gantinya, sesuatu yang jauh lebih baik akan datang menjemput kita.”

====================================================================

“Yang paling sulit dalam hidup adalah menentukan pilihan, karena setiap pilihan tersebut akan mendatangkan konsekuensi baik ataupun buruk.”




   Ekpresi para member saat harlah
I rayaa




Semoga bertambah usia I raya tetep pada jiwa petualangnya




Hal terakhir yg akan kita ucaapkan adalah tetep semangat ,solid dan semkin erat persudaraan kita. Karna kita adalah keluarga rayaa.

#bersama jiwa petualang.....
20 nov 2016

Jumat, 04 November 2016

Belajar dari sebuah perjalanan

Mempersiapkan diri dalam perjalaan..
Siang ..para petualang

Sedikit wawasan ttg sebuah perjalanan..

Perjalanan yang akan dilakukan harus dipersiapkan dengan matang. Persiapan ini sangat berguna bagi petualang karena akan mengurangi resiko yang mungkin timbul dalam perjalanan. Sudah sangat sering kita mendengar seseorang atau sekelompok orang meninggal dalam suatu petualangan hanya karena manajemen perjalanan yang kurang baik.



Keinginan untuk berpetualang di alam terbuka menyebabkan para penggiatnya melakukan berbagai kegiatan petualangan dan perjalanan, mulai dari pendakian gunung, penyusuran pantai, pengarungan sungai berarus deras, panjat tebing, penelusuran gua sampai dengan perjalanan besar yang sering disebut ekspedisi. Berbagai tujuan melandasi perjalanan tersebut, mulai perjalanan eksplorasi, survei, maupun hanya sekedar jalan-jalan. Semua jenis perjalanan tersebut memerlukan persiapan yang baik, mengingat kondisi alam yang apabila tidak dapat kita atasi dengan baik akan membawa kita pada keadaan yang membahayakan jiwa. Dalam upaya mengatasi kondisi alam yang selalu berubah itu, sebelum melakukan suatu perjalanan kita wajib melakukan perencanaan yang matang. Sangat konyol bila dalam melakukan petualangan dengan alasan gagah-gagahan ataupun modal nekad dengan mengesampingkan manajemen perjalanan.

Suatu manajemen perjalanan menunjukkan hubungan yang selaras antara persiapan, perjalanan dan perlengkapan serta kesehatan. Artinya dengan persiapan yang matang dan memperhatikan perlengkapan maka seseorang pelaku perjalanan atau petualang akan lebih dapat menikmati perjalanan tersebut, dan juga tidak akan merepotkan rekan satu tim. Apalagi dengan kondisi kesehatan yang menunjang selama perjalanan. Sebab tidak tertutup kemungkinan karena alasan kesehatan perjalanan dihentikan.



Intinya dalam perencanaan perjalanan hendaknya memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
o Mendapatkan informasi yang lengkap tentang daerah yang mau dituju (medan, panjang rute, sumber air,dll)
o Mengenali kegiatan pokok yang akan ditempuh (bergerak, makan, tidur, penelitian, dll)
o Lama perjalanan
o Tujuan perjalanan
o Mengenali kemampuan diri dalam tim dalam menghadapi medan.
o Teliti rencana pendakian dan rute yang akan ditempuh secermat mungkin.
o Pikirkan waktu yang digunakan dalam pendakian.
o Periksa segala perlengkapan yang akan dibawa.
o Keterbatasan kita dalam membawa barang
o Dll

#BERSAMAJIWAPETUALANG